Rabu, 20 April 2016

Python Surabaya. Akankah menjadi seekor elang atau sekelompok semut?

Dua orang pengguna python dari Surabaya, yaitu saya sendiri Christo dan Surya, pada hari Sabtu tanggal 16 April 2016 mencoba mengadakan meetup untuk mengumpulkan para pengguna python di Surabaya. Kegiatan tersebut dilakukan di Angkringan Kampung. Acara dilaksanakan pukul 18.00 WIB. Saya saat itu datang tepat pukul 18.00, namun Surya baru datang sekitar pukul 19.00.

Saya datang dengan penuh harapan ada yang datang selain kami berdua. Waktu terus berjalan, tidak jarang saya mengecek Facebook saya untuk mendapat kabar dari teman-teman yang tertarik untuk datang. Akhirnya Surya datang dan ada sedikit rasa kecewa, karena hanya kami berdua yang datang di acara meetup tersebut.

Akhirnya kami memulai acara dengan perbincangan ringan mengenai Data Science, Web Framework, dan penggunaan python sehari-hari kami. Sebagai informasi saja saya adalah pengguna framework wheezy.web, sedangkan Surya merupakan pengguna framework pyramid (semoga tidak salah link). Setelah perbincangan ringan, kami mulai membicarakan mengenai diarahkan kemana kelompok python ID region Surabaya. Poin-poin yang didapat (kebetulan kami mempunyai pandangan yang sama untuk grup yang akan dikembangkan ini):
  1.  Kami ingin mengumpulkan pengguna python Surabaya agar dengan mudah bertukar pikiran untuk meningkatkan skill masing-masing anggota.
  2. Kami ingin memperbanyak pengguna python dengan kriteria pelajar SMA hingga Kuliah. Hal ini dikarenakan dengan mengembagkan ilmu python sejak dini dan kemungkinan mereka tidak mempunyai beban hidup (khususnya deadline pekerjaan) maka dengan mudah mereka menyerap ilmu dari para pengguna python Surabaya yang sudah ada. Goal akhirnya adalah mereka bisa lebih kreatif mengembangkan diri dan justru nanti kami-lah yang akan berguru pada mereka.
  3. Progress awal yaitu kami berencana untuk melakukan pengenalan dasar python di kampus tempat Surya menimba ilmu, yaitu di ITATS Surabaya. Kedepan akan masuk ke kampus yang lain dan sekolah SMA.
  4. Ke depan kami ingin adanya pelatihan yang lengkap dari dasar hingga aplikatif (misal dari basic python hingga dapat membuat aplikasi web e-commerce).
Sebagai penutup, saya sangat berharap supaya teman-teman dari Surabaya bisa hadir dan ikut dalam setiap kegiatan ini. Karena 100 otak akan lebih baik dari pada 2 otak. Seekor elang memang dapat bertahan hidup karena memang mempunyai kekuatan, namun sekelompok semut juga dapat bertahan hidup meskipun mereka sangat rentan dari serangan makhluk lain. Jadikan diri kita sebagai elang yang kuat dan semut yang dapat saling bekerja sama. Kita dapat menjadi individu yang kuat dan hebat dengan kemampuan sendiri, namun akan lebih hebat dan cepat lagi jika para individu yang kuat dan hebat berkumpul untuk bertukar pikiran.

Salam,
Christo dan Surya

6 komentar: